Fotor image editor

Lisensi photoshop mahal? Ini lho ada yg murah

Photoshop sudah punya reputasi sebagai image editor paling canggih dg feature paling komplit sak dunia. Dan tentu saja lisensinya paling mahal.

adobe photoshop splashscreen

Kalo kamu kerja di dunia desain grafis, nggak masalah. Photoshop itu adalah investasi bagus yg akan balik modal bahkan mendatangkan profit dari klien. Tapi kalo kebutuhanmu cuman digital imaging untuk kepentingan instagram atau sekedar memanipulasi jerawat, kemahalan. Ini lho ada yg lebih murah, bahkan gratis.

Ada banyak pilihan image editor di banyak platform ngikuti kebutuhan kita. Ada yg versi desktop, diinstall di komputer. Ada yg versi online, cukup kerja via browser saja, eh tapi nuntut koneksi kentjang sih. Ada juga yg versi mobile, buat editing foto on the go di ponsel. Kita bahas yg versi desktop dulu ya…

Image editor versi desktop

Aplikasi image editor yg didownload full ke komputer adalah pilihan paling dekat / paling mirip dg pengalaman ngedit foto pake photoshop. Karena biasanya aplikasi desktop itu dioptimasi untuk performa maksimal, untuk feature komplit. Bukan untuk ngirit resource (storage & RAM).

Cuman bedanya dari photoshop, nggak perlu bayar mahal untuk berlangganan aplikasi itu, cari aja yg free. Beberapa aplikasi yg bisa dicoba antara lain:

Paint.net

Aslinya, paint.net ini adalah sebuah program sederhana untuk menggantikan microsoft paint. Program itu dulunya diciptakan sbg proyek mahasiswa di kampus washington state university. Tapi proyek itu nggak berhenti dikembangkan, sampai sekarang tersedia sbg program image editor yg cukup hebat dan tetap gratis.

Nah kalo dibandingkan dg photoshop, feature paint.net memang kalah jauh. Karena paint.net cuman ngasih feature basic saja di aplikasinya. Tapi user dibebaskan untuk menambah basic feature itu dg sejumlah plugin sesuai kebutuhannya. Misalnya kalo kamu butuh main tarik2an curve, bisa download plugin Curve+.

Dengan demikian, komputermu nggak akan dibebani dg banyak2 tools yg nggak pernah kamu butuhkan. Dengan plugin2 itu kamu bisa bikin aplikasi paint.net ‘cukup ramping’ sesuai kebutuhanmu saja.

Paint.net image editor

Fotor

Pernah dengar nama fotor? Enggak? Fotor adalah aplikasi untuk kebutuhan image editing sederhana semacam nge-crop atau ngoreksi warna. Keunggulannya adalah fotor ini enteng dan gampang dipelajari. Dia juga mampu membaca cukup banyak format gambar, termasuk yg RAW. Selain fotor versi desktop, tersedia juga versi online dan mobile.

Kekurangannya, user mungkin akan terganggu dg iklan. Yes, aplikasi ini nggak sepenuhnya freeware. Kalo mau bebas iklan boleh lah bayar langganan fotor pro, sebuah versi advanced dari fotor yg punya lebih banyak feature dan efek. Tetap jauh lebih murah daripada photoshop.

Fotor image editor

GIMP

Nah kalo ini aplikasi image editor paling populer dan mungkin yg paling banyak didownload sbg alternatifnya photoshop. GIMP (GNU Image Manipulation Program) adalah aplikasi paling robust di daftar ini. GIMP mampu mengerjakan semua hal yg bisa dikerjakan photoshop. Dan GIMP punya komunitas penggemar yg banyak berkontribusi untuk pengembangannya.

Masalahnya cuman satu, kalo kamu sudah familiar dg photoshop mungkin perlu waktu untuk adaptasi dg interface GIMP yg agak beda. Tapi nggak pa pa, banyak tutorial dan forum diskusi untuk tempat belajar. Silakan googling.

gimp image editor

Oke, rasanya cukup 3 itu saja image editor alternatif photoshop versi desktop yg menurut saya cukup menarik. Kamu pernah pake aplikasi apa saja untuk image editing? Apa ada rekomendasi aplikasi lain? Please share via form komentar di bawah yaaa…

Untuk aplikasi image editor versi online dan versi mobile insyaa allah dibahas di post berikutnya (kalo ga males).

2 thoughts on “Lisensi photoshop mahal? Ini lho ada yg murah”

  1. I often visit your page and have noticed that you don’t update it
    often. More frequent updates will give your page higher rank
    & authority in google. I know that writing content takes
    a lot of time, but you can always help yourself
    with miftolo’s tools which will shorten the time of creating an article to a couple of seconds.

    1. Preketek omong kosong.. Aku cek statistik lho, awakmu jek tas sepisan iki mampir mrene kok ngaku bolak balik visit? Iki blog blogku dewe tak update sak karep karepku dewe, ate lapo koen?!

Leave a Reply to CharoletteJuicy Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.