efahmi_jemberfashionfestival_1

Tips Fotografi Jember Fashion Carnaval

Saya pergi motret Jember Fashion Carnaval tahun 2018 ini. Dan dari pengalaman tahun ini, kira2 saya bisa share beberapa tips buat persiapan hunting foto di karnaval tahun depan. Ini tips buat yg berencana moto2 secara gratisan di pinggir jalan ya, bukan yg beli tiket akses fotografi atau tiket tribun di sekeliling alun-alun.

efahmi_jemberfashionfestival_11

Tahun 2019 besok, Jember Fashion Carnaval direncanakan tanggal 30 Juli sampai 4 Agustus. Jadi tips pertama yg perlu diperhatikan adalah:

1. Booking tiket transportasi ke Jember, dan kamar penginapannya. Iya, sudah boleh cari tiket sejak sekarang, silakan browsing traveloka atau agoda dan sebagainya. Soale kalo mepet itu kamar2 hotel sudah pada fully booked semua.

2. Pelajari rute karnaval. Termasuk juga posisi matahari. Karnaval akan melewati Jl. Sultan Agung dan Jl. Gajah Mada, sekitar jam 14:00 sampai menjelang maghrib. Jadi kalo mau moto2 di sekitar situ, silakan standby di sisi utara jalan supaya dapet cahaya bagus. Kemudian gunakan google maps untuk memilih spot mana yg kira2 enak buat nongkrong di pinggir jalan situ.

efahmi_jemberfashionfestival_penonton

3. Pilih baju yg nyaman buat berpanas2an dan berkeringat. Saya suka pake t-shirt katun lengan panjang, celana jeans, dan sepatu jogging. Biar peserta karnaval aja yg pake sepatu high heels, fotografer jangan. Tapi ya selera orang beda2 sih. Silakan pake topi kalo perlu, tapi ga usah bawa payung, ribet. Nggak usah juga sangu botol minum, berat. Kalo haus ya beli minum di pinggir jalan ae.

efahmi_jemberfashionfestival_sepatu

4. Datang lebih pagi ke spot pilihanmu. Karnaval memang baru jalan dari alun2 sekitar jam 14:00, tapi nggak pa pa nongkrong lebih awal di pinggiran Jl. Sultan Agung, sapa tau dapet beberapa jepretan candid / steet photography, atau sambil njajan / minum es. Paling enak datang ke venue naik gojek/grab aja, nggak usah bawa kendaraan sendiri, ribet. Kecuali kalo kendaraanmu land rover.

efahmi_jemberfashionfestival_landrover

5. Amankan dompet, henfon dan sebagainya. Bisa jadi karena terlalu sibuk moto2 di tengah keramaian kemudian lupa bahwa dompet di saku bokong itu gampang dicopet, apalagi pas berdesak2an. Ada baiknya dipindah ke saku depan.

6. Jangan lupa bersenang-senang dan jangan buang sampah sembarangan. Karena senang itu bikin foto lebih bagus. Sampah yg bocor masuk frame bikin foto jadi jelek.

efahmi_jemberfashionfestival_dance

efahmi_jemberfashionfestival_sampah

7. Jangan buru2 pulang. Karena selepas maghrib dan karnaval sudah lewat, masih ada keramaian lain di alun-alun. Disana ada panggung pertunjukan seni, ada bazaar handicraft produksi UMKM lokal, ada sentra kuliner dan macem2 lainnya. Banyak yg bagus buat difotofoto.

efahmi_jemberfashionfestival_bazaar

efahmi_jemberfashionfestival_pantomim

efahmi_jemberfashionfestival_sculpture

Nah itu tadi beberapa tips non teknis fotografinya. Sekarang mari kita siapkan kameranya…

8. Bawa satu kamera dan satu lensa saja. Saran saya 70-200. Itu sudah cukup. Memang ada fotografer yg lebih suka siap gear untuk menghadapi segala situasi, siap dg lensa wide buat moto crowd, siap juga lensa tele untuk portrait, bahkan siap juga kamera henfon buat boomerang haha. Tapi menurut saya ketika kita sudah di lokasi ya lebih baik fokus motret daripada bingung milih2 lensa.

Kalo mau pasang filter CPL boleh lah apabila suka, nggak usah filter UV. Tripod dan lampu flash disimpan saja di rumah. Card memory extra dan batere cadangan mungkin perlu dibawa.

FYI, gear tambahan yg saya bawa: sling strap (lebih nyaman daripada strap kamera bawaan pabrik), dan lens hood (berguna untuk melindungi lensa dari benturan dan sun flare). Lens cap ditinggal di rumah. Bahkan tas/ransel kamera juga saya nggak bawa.

9. Cari angle yg berbeda kalo memungkinkan. Biar stok fotomu nggak sepiro pasaran kayak foto2 di instagram. Coba masukkan kamera & tangan lewat bawah pagar untuk gambar low angle, atau naik ke atap land rover!

efahmi_jemberfashionfestival_birdeyeview

efahmi_jemberfashionfestival_lowangle_1

efahmi_jemberfashionfestival_lowangle_2

10. Foto juga penontonnya, mereka nggak kalah menarik dari peserta karnaval.

efahmi_jemberfashionfestival_balon

efahmi_jemberfashionfestival_candid_selfie

11. Panggil peserta karnaval supaya noleh ke arah kamera. Mereka nggak akan keberatan buat noleh, bahkan ada yg senang mendekat dan berpose di depan kamera untuk dapet portrait bagus.

efahmi_jemberfashionfestival_1

Bonus: rame2nya acara Jember Fashion Carnaval itu kan siang sampai sore/malam. Paginya ngapain? Kalo nggak capek bisa sekalian jalan2 ke Pantai Papuma, atau Taman Botani Sukorambi, atau Pusat Penelitian Kopi & Kakao.

8 thoughts on “Tips Fotografi Jember Fashion Carnaval”

  1. Wah joss rek saiki juga ws jadi adsense ndik blog, opo ket biyen tapi aku ga eruh ya hehehe

  2. sejak dulu penasaran pengen ke sinii tapi belum rejekii..

    fotonya cakep-cakep.. dan tips untuk manggil peserta itu saya baru terpikir.. lain kali diterapkan, aah~

  3. Setuju. Nggak usah ribet milih lensa sama filter, yang ada malah kita kehilangan momen.
    Aku memang belum pernah nonton JFC, tapi puji Tuhan aku pernah “nugas” pas Karnaval Kemerdekaan di Danau Toba sama Bandung.

    Foto-fotomu keren, mas!

    1. Halo Teguh, semoga tahun depan bisa ikut nonton JFC. Silakan cek jadwalnya dan booking tiket sejak sekarang. Kapan2 aku juga pingin moto2 dg keplek official fotografer gitu, kayaknya punya priviledge yg lebih keren yak, haha…

    1. Hello anggara, tips untuk yang hanya pakai ponsel nanti insyaa allah dishare di artikel berikutnya ya… Stay tuned 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.